Showing posts with label Berbagi. Show all posts
Showing posts with label Berbagi. Show all posts

Wednesday, 23 May 2018

3 Amal yang Pahalanya Tidak Terputus


Ada sepasang suami istri yang alhamdulillah sangat kaya dan juga shaleh.

Mereka berulangkali berhaji. Setiap tahun juga mereka melakukan umrah. Berapa banyak harta yang mereka habiskan untuk Haji dan Umrah.

Seorang ulama berkata bahwa amal mereka itu bagus dan mendapat pahala. Hanya saja, jika mereka sudah meninggal, tentu mereka tak bisa melakukan Haji dan Umrah lagi. Pahalanya pun berhenti mengalir.

Nah, maukah saya beritahu amal-amal yang pahalanya akan terus mengalir meski bapak ibu sudah meninggal dunia? Ini dia:

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Allah memberi ganjaran sekecil apa pun amal yang kita perbuat. Meski hanya sebesar dzarrah atau debu:

“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” [An Nisaa’ 40]

Setiap kebaikan yang kita lakukan mulai dari kewajiban seperti sholat, puasa, zakat hingga amal yang sunnah insya Allah akan dibalas Allah pahala yang berlipat ganda.

Bahkan ada orang yang karena mampu setiap tahun pergi berhaji atau umrah dengan berharap mendapat pahala yang besar. Sesungguhnya itu baik. Namun sayangnya saat kita meninggal, kita tidak akan mendapat pahala itu lagi. Saat kita mati, terputus amal kita selain 3 amal yang di atas.

Oleh karena itu agar pahala kita terus mengalir meski kita telah tiada, hendaknya kita berusaha mengerjakan 3 amal yang di atas. Bagaimana pun kita tidak tahu berapa banyak dosa atau maksiyat yang telah kita perbuat. Berapa banyak orang yang kita sakiti. Jadi kalau pahalanya pas-pasan, bisa jadi akhirnya kita terjerembab ke neraka jahannam.

Sedekah Jariyah

Menurut Imam al-Suyuti (911 H) ada 10 amal yang pahalanya terus menerus mengalir, yaitu: 1) ilmu yang bermanfaat, 2) doa anak sholeh, 3) sedekah jariyah (wakaf), 4) menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, 5) mewakafkan buku, kitab atau Al Qur’an, 6) berjuang dan membela tanah air, 7) membuat sumur, 8) membuat irigasi, 9) membangun tempat penginapan bagi para musafir, 10) membangun tempat ibadah dan belajar.

Itu hanya contoh kecil saja. Tentu saja sedekah jariyah tidak terbatas pada hal yang di atas. Segala hal yang bermanfaat yang bisa dinikmati masyarakat umum seperti membangun jalan, jembatan, website atau TV yang bermanfaat insya Allah pahalanya akan terus mengalir kepada kita selama yang kita bangun itu masih memberikan manfaat.

Menanam pohon mangga atau pohon kurma sehingga buahnya bisa dinikmati atau pun pohon yang rindang seperti pohon Beringin sehingga orang bisa berteduh pun bisa mendapatkan pahala.

Membangun masjid pun pahalanya amat besar dan tetap akan mengalir selama masih ada orang yang memakainya untuk beribadah:

Hadits riwayat Usman bin Affan ra: “Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga. (H.R Bukhari dan Muslim)

Ilmu yang Bermanfaat

Ilmu akan bermanfaat jika kita sendiri terlebih dahulu mengamalkannya. Kemudian kita ajarkan ke orang lain. Jika orang yang kita ajarkan itu juga mengamalkan ilmunya, insya Allah kita akan mendapat pahala meski kita telah tiada.

Kita bisa menjadi guru, dosen, atau mendirikan sekolah/pesantren sehingga ilmu yang bermanfaat bisa diajarkan ke orang banyak.

Di zaman sekarang ini kita bisa mengajarkan ilmu ke banyak orang sekaligus. Dengan membuat buku yang bermanfaat, kita dapat membayangkan bagaimana kalau ada 1 juta orang yang membaca buku tersebut dan mengamalkannya.

Dengan membuat website yang berisi ilmu yang bermanfaat misalnya website Islam sehingga puluhan ribu orang bisa membaca dan mengamalkan ilmunya, insya Allah juga akan mendapat pahala. Jika ada orang yang meng-copy-paste tulisan anda, jangan sedih. Justru mereka membantu menyebarkan ilmu anda sehingga jika website anda tutup karena anda tidak membayar sewa domain atau hosting, ilmu anda tetap tersebar dan dinikmati orang lain.

Mendirikan TV Islam atau TV Komunitas yang bisa memberikan ilmu yang bermanfaat pun insya Allah akan mendapat pahala.

Bagaimana jika kita bukan orang yang pintar atau ilmu kita cetek? Jangan sedih. Dengan membantu ulama sehingga ilmunya tersebar, membantu penerbitan buku yang bermanfaat, membantu pembuatan dan pemeliharaan website atau TV Islam juga bisa membuat anda ikut mendapat pahala. Karena Allah menghitung setiap amal yang kita lakukan sekecil apa pun amal itu!

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. [Al Maa-idah 2]

Rasulullah saw. bersabda:

Dari Abu Musa Al Asy’ari ra. dari Nabi Muhammad saw bersabda:

Orang mukmin itu bagi mukmin lainnya seperti bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. Kemudian Nabi Muhammad menggabungkan jari-jari tangannya. Ketika itu Nabi Muhammad duduk, tiba-tiba datang seorang lelaki meminta bantuan. Nabi hadapkan wajahnya kepada kami dan bersabda: Tolonglah dia, maka kamu akan mendapatkan pahala. Dan Allah menetapkan lewat lisan Nabi-Nya apa yang dikehendaki.  Imam Bukhari, Muslim, dan An Nasaí.

Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].


Jadi jika kita turut andil dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat, insya Allah, Allah akan melihatnya.

Anak Soleh yang Mendoakannya

Jika kita punya anak soleh yang mendoakan kita, insya Allah kita akan mendapat pahala juga karena kita telah berjasa mendidik mereka sehingga jadi anak yang saleh.

Oleh karena itu jika kita diamanahi anak oleh Allah, hendaknya kita didik mereka sebaik mungkin hingga jadi anak yang saleh. Seorang ibu jangan ragu untuk meninggalkan pekerjaannya di kantor agar bisa fokus mendidik anaknya.

Lalu bagaimana jika kita tidak punya anak kandung?

Di situ tidak dijelaskan apakah anak saleh itu anak kandung atau bukan. Jadi jika kita memelihara anak yatim pun kita tetap akan dapat pahala jika mereka jadi anak yang saleh dan mendoakan kita.

Dari Abu Ummah, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membelai kepala anak yatim karena Allah SWT, maka baginya kebaikan yang banyak daripada setiap rambut yang diusap. Dan barang siapa yang berbuat baik kepada anak yatim perempuan dan lelaki, maka aku dan dia akan berada di syurga seperti ini, Rasulullah SAW mengisyaratkan merenggangkan antara jari telunjuk dan jari tengahnya. (Hadis riwayat Ahmad)

Dari situ jelas bahwa orang yang memelihara anak yatim dengan penuh kasih sayang insya Allah akan masuk surga. Surganya pun bukan surga tingkat rendah. Tapi surga tingkat tinggi karena berada di dekat Nabi Muhammad SAW laksana jari telunjuk dengan jari tengah.

Paling tidak jika ada anak dari saudara kita atau sepupu kita, santuni mereka. Bantu mereka.

Menyumbang ke keluarga miskin yang ada anaknya pun atau panti asuhan insya Allah bisa mendapatkan pahala.

Monday, 23 May 2016

Waspada!, Makanan “Organik” Tiongkok Ternyata Tipuan

Sebuah penelitian menyimpulkan, bahwa sebagian besar makanan dan suplemen gizi yang berlebel “organik” dari Tiongkok ternyata tipuan (bohong).

Mengutip dari laman NaturalNews, alasan pertama, orang-orang akan terkejut ketika mengetahui bahwa tidak ada batas untuk berapa banyak merkuri, timbal, kadmium, arsenik dan aluminium diperbolehkan dalam produk “organik”.

“Itu fakta, standar organik USDA menempatkan tanpa batas pada kadar logam berat yang terkontaminasi dari makanan organik bersertifikat. Bahkan lebih jauh, tidak ada batasan pada kontaminasi PCB, BPA dan bahan kimia sintetis lainnya yang diperbolehkan dalam bersertifikat makanan organik, dan suplemen,” tulis Mike Adam, Editor sekaligus jurnalis yang menyelidiki kasus makanan organik dari Tiongkok.

Menurut ia, orang-orang mungkin ‘menggelengkan kepala’ karena tidak percaya dan berpikir, “Tidak, itu tidak bisa menjadi kenyataan. Standar organik menyimpulkan ada logam berat dan kontaminasi kimia?.”

Untuk diketahui, “Organik” merupakan proses bagaimana makanan tumbuh atau diproduksi. Ini menyatakan bahwa petani tidak menambahkan pestisida, herbisida, pupuk berbasis minyak bumi, logam atau bahan kimia sintetis untuk tanaman (misalnya), dan menyatakan bahwa tanah harus bebas dari hal-hal tersebut untuk beberapa tahun ke depan sebelum sertifikasi organik disetujui.

Tapi sertifikasi organik tidak berpengaruh untuk mengatasi sumber lingkungan yang berpolusi, air irigasi yang terkontaminasi, dan dampak dari pabrik industri atau bahan kimia yang mungkin di dekatnya. Seorang petani organik bersertifikat dapat menggunakan air yang tercemar pada tanaman mereka dan masih mencantumkan tanaman berlabel “organik.”

Untuk alasan ini, lingkungan di mana makanan organik diproduksi sangat penting untuk kebersihan produk akhir.

Pertanian organik di lingkungan yang bersih menghasilkan makanan organik yang bersih. Tapi pertanian organik di lingkungan tercemar menghasilkan makanan organik yang terkontaminasi. Dan, Tiongkok menjadi salah satu septik tank kimia yang paling tercemar di planet Bumi.

Tiongkok yaitu mimpi buruk bagi lingkungan. Selain itu, Tiongkok yakni bangsa yang memiliki hampir tidak ada penegakan peraturan lingkungan.

Di Tiongkok, apapun itu, orang-orang dapat membuang merkuri ke sungai. Mereka bisa menyemprotkan limbah manusia pada tanaman. Mereka dapat memproduksi bahan kimia buatan pabrik dan meniup produk limbah langsung ke udara melalui cerobong asap.

Di samping itu, di Tiongkok juga banyak sungai yang begitu beracun itu, dari waktu ke waktu, mereka benar-benar ‘terbakar’ dan ‘membakar’.

Ini sangat buruk sehingga seorang pejabat lingkungan Tiongkok baru-baru ini ditawarkan lebih dari US $30.000 untuk mengambil 20 menit berenang di sungai setempat.

Ia menolak. Mengapa? Karena sungai ada begitu tercemar yang berenang di dalamnya akan “Mati”.

Air ini yang sering digunakan dalam “organik” makanan dan suplemen produksi Tiongkok. Jadi meskipun petani mengikuti standar proses organik, ia mungkin menggunakan air irigasi yang liar terkontaminasi dengan logam, bahan kimia dan bahkan residu pestisida. Dia mungkin menyemprotkan obat hormon pada tanaman karena ada pabrik farmasi hulu.

Di sebuah negara dengan hampir tidak ada undang-undang lingkungan, “organik” produksi pangan sebagian besar penipuan karena sumber lingkungan mencemari makanan atau sejenisnya yang diproduksi di sana.

Ada beberapa pengecualian untuk ini, terutama goji berry yang tumbuh di dataran tinggi, jauh dari polusi kota dan sungai di Tiongkok. Goji (biji) berry bersumber dari Tiongkok cenderung sangat bersih dan memiliki tingkat yang sangat rendah kontaminasi.

Sementara itu, di Amerika Utara, “organik” adalah sah justru karena Amerika Utara memiliki standar lingkungan jauh lebih ketat. Organik menjadi makanan yang bersih, bertanggung jawab diproduksi, dan secara konsisten kurang terkontaminasi ketimbang makanan konvensional.

Hal yang sama berlaku di seluruh Eropa, di mana standar organik juga ketat. Tapi di Tiongkok, “organik” sering menjadi ‘lelucon’. Menurut Adam itu hampir sebagai tipuan atau rekayasa masyarakat Tiongkok.

Wednesday, 3 February 2016

Jangan Menaruh Handphone di Tempat Berbahaya Ini


Mengapa berbahaya bagi handphone atau smartphone kita? Karena jika kita menaruhnya ditempat ini, handphone bisa mengalami kerusakan jika kita tidak benar-benar hati-hati. Kalau rusak kitapun bisa dibuat galau jadinya.

Apalagi jika pas tidak ada uang untuk memperbaiki ataupun membeli yang baru, nah tambah lengkap kan kebahagiaan ini, hehehe.. Nanti pacar bisa marah-marah karena kita tidak bisa dihubungi gara-gara ceroboh menaruh handphone atau smartphone.

Dimana tempat berbahaya itu?
Ketika melihat gambar diatas, kita sudah tahu tempat yang salah untuk menempatkan handphone. Apalagi kalau bukan pada kantong baju seperti itu. Tempat ini sangat riskan bagi handphone anda yang harganya bisa jadi mahal.

Saya sangat sering sekali melihat orang yang menaruh handphone-nya di kantong baju seperti itu, dan mereka dengan santainya melenggang tanpa memperdulikan bahaya yang bisa mengintai handphone kesayangan.


Bahayanya bagaimana?
Bahaya yang paling utama dan mudah dibayangkan adalah terjatuh. Kondisi terjatuh itu sendiripun berbeda-beda dan akan saya jelaskan lagi dibawah ini.

1. Terjatuh di lantai

Handphone yang menghantam lantai bisa membuat kerusakan ringan atau parah tergantung dari ketinggian jatuh. Yang paling ringan adalah cuma lecet saja pada body-nya dan paling parah adalah mengalami kerusakan yang berujung pada tidak bisa dipakainya handphone lagi.

2. Terjatuh ke air

Nah inilah yang paling riskan bagi alat elektronik seperti handphone, menyelam ke dalam air. Misalnya kita sedang berada di kamar mandi dan ingin mengambil air dari bak, handphone yang tersimpan pada kantong baju terselip jatuh dan meluncur mulus tanpa hambatan ke dalam bak.
Byuurr...

Apa yang kita rasakan? Rasa penyesalan karena sudah menaruh handphone di kantong. Syukur kalau handphone anda sudah dilengkapi dengan fasilitas anti air, tapi kalau tidak bersiap-siaplah untuk melihat handphone yang "hang".

3. Menimbulkan niat jahat

Handphone yang terlihat menyembul dikantong baju bisa menarik perhatian orang-orang yang kreatif, kreatif untuk berbuat tidak baik, apalagi kalau bukan mencurinya. Ini sih bisa saja terjadi dan kita perlu waspada terhadap orang-orang kreatif yang tidak wajar ini.


Kesimpulan
Jadi menaruh handphone di kantong baju depan sangat tidak disarankan karena handphone bisa menderita akibat terjatuh ataupun dicopet orang tidak mempunyai hati. Sebaiknya handphone disimpan di tempat yang lebih aman lagi sehingga tidak mudah jatuh ataupun diambil orang.

Kalau saya lebih senang menyimpan handphone di kantong jaket bagian dalam yang sudah ada resltetingnya. Sehingga tidak akan terjatuh dan tidak mudah terlihat dari luar.

Semoga bermanfaat ya..

Text Widget

Sample text

Ads 468x60px

Labels

Followers

Featured Posts

Find Us On Facebook

Semoga

Featured Video

Sponsor

Follow us

Video Of Day

Flickr Images

Popular posts

POPULAR POSTS